Suzuki GSX-RR, Suzuki Kembali Bertempur

Dear pembaca, MotoGP musim 2014 telah berakhir pada gelaran race MotoGP Valencia yang diselenggarakan pada 9 November lalu dengan mengukuhkan sang Baby Alien sebagai Juara Dunia sekaligus pemegang rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim MotoGP, yaitu 13 kemenangan. Wow dominan sekali si Markus ini:mrgreen:

Oke, biarlah MotoGP 2014 menjadi masa lalu, mari menatap masa depan dengan menanti MotoGP 2015😎 yang menurut saya sangat patut untuk dinanti karena akan menyajikan banyak hal baru bagi kita penikmat pacuan kuda ini. Apa saja? Yang pertama adalah…

Kembalinya Suzuki

Walaupun penampilan perdana Suzuki dan Randy De Puniet di Valencia tempo hari gagal total, penampilan Suzuki GSX –RR masih merupakan hal yang paling dinanti di 2015.

Dikembangkan oleh Satoru Terada sebagai project leader serta Randy De Puniet dan Nobuatsu Aoki sebagai test rider, GSX-RR yang pada awalnya disebut-sebut dengan nama XRH-1 merupakan motor yang benar-benar berbeda dari GSV-R yang terakhir dibesut Alvaro Bautista di musim 2011.

Perbedaan paling mendasar adalah GSX-RR berkonfigurasi mesin inline – 4 cylinder, sedangkan GSV-R menggunakan konfigurasi V4. Oh ya, perbedaan konfigurasi sudah jelas terlihat dari nama kedua  motor tersebut😆 . Perubahan ini merupakan cara cerdas Suzuki untuk mendekatkan motor prototype mereka dengan motor produksi masal, GSX-R 1000. Sehingga diharapkan keperkeasaan GSX-RR ini mampu dengan mudah ditularkan pada sang superbike.

Kevin Schwantz dengan GSX-RR dan Franco Uncini dengan GSV-R di Motegi

Brivio: “Well, to be closer to our production bikes. One of the aims of participation in MotoGP is to develop technology to transfer to production bikes. So using the same engine layout there means stronger links to our production. That’s the target.” – motogp.com

Pada awalnya pengembangan GSX-RR menggunakan ECU dari Mitsubishi namun Suzuki terpaksa harus beradaptasi dengan ECU Magneti Marelli yang merupakan aturan FIM. Kabarnya adaptasi dari ECU Magneti Marelli ini yang menyebabkan Suzuki belum bisa tampil maksimal saat balapan dan uji coba.

Suzuki is switching to Magneti Marelli electronics – control hardware and bespoke software – after using Mitsubishi powered systems in the past. Terada confirmed that he has been impressed with the potential of the new system. 

“It was very hard [to adapt],” he said. “We have longer experience with the Mitsubishi system. [Magneti] Marelli system is quite new to us so we spend a lot of time to develop this Marelli ECU. It’s a very powerful ECU so we already there are many possibilities with this.” – crash.net

Lewat tangan dingin Davide Brivio (Team Manager) yang pernah sukses membawa Yamaha ke posisi puncak, Suzuki akan diperkuat dengan dua joki yang cukup mumpuni, yaitu Aleix Espargaro dan Maverick Vinales. Untuk nama yang disebutkan terakhir menurut saya memiliki bakat yang tidak kalah hebat dengan Marc Marquez.

Usai sesi tes Valencia beberapa waktu lalu, Espargaro mengatakan bahwa GSX-RR memiliki frame yang fantastis dan jauh lebih baik dari motor sebelumnya (Yamaha M1 Forward), namun masih memiliki beberapa kelemahan di sisi power. Dengan Yamaha M1 Forward-nya Espargaro kerap menorehkan waktu tercepat saat single lap, apalagi dengan motor yang dinilainya jauh lebih baik?

“I find it really easy to turn the bike and also my riding style last year and the year on the Superbike was more or less the same. But today it was really different. I can lean more and [put] my body more outside the bike. This is really good. We can do a lot more speed than what we did in the corners because, like I say, the frame is fantastic.” 

“We need to change a lot of things. For example my foot touches the exhaust, the level [of the bike] is too short. But this is normal because I am really tall. I feel good on the bike, we need to change a couple of things but this is why we are testing.” 

When quizzed on the GSX-RR’s biggest disadvantage at present Espargaro said, “In the top speed – the power. They know this before I arrived. We need to improve the acceleration a lot. [On corner exit] I have a little bit of wheelie so we lose out on the acceleration. [Also] The engine braking is not so good. [But] I’m really happy because with the power we have we were competitive on the first day. I’m sure that by Qatar we will have more.”  Crash.net

Walaupun dengan power yang masih harus ditingkatkan, dan kabarnya akan menggunakan Seamless Shift Gearbox juga, wajar saja bila Suzuki menargetkan podium di 2015 dan Juara dunia di 2017.😎

sumber foto: http://suzuki-racing.com/

About Emillio Armada Siregar

Seorang manusia yang sedang berusaha keras memulai kehidupan yang benar-benar baru...

Posted on November 16, 2014, in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: